PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) akan membagikan dividen USD 400 juta. Secara keseluruhan, pemegang saham menyetujui pembagian dividen USD 800 juta untuk tahun buku 2023.
Besaran dividen yang dibagikan itu sepadan 48,74% laba 2023 yang sebesar USD 1,64 miliar. Rinciannya, sebesar USD 400 juta untuk dividen interim yang telah dibayarkan Perseroan pada 12 Januari 2024 dan sebesar USD 400 juta untuk dividen tunai final.
Adapun sisa laba sebesar USD 841,44 juta diatur sebagai laba ditahan. Per 31 Desember 2024, perseroan membukukan saldo laba ditahan yang tidak dikuasai pengaplikasiannya sebesar USD 5,15 miliar dengan sempurna ekuitas mencapai USD 7,4 miliar.
Agenda pembagian dividen ini telah slot qris memperoleh ridho pemegang saham dalam Rapat Lazim Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan yang diselenggarakan pada 15 Mei 2024.
Tanggal Pembagian
Mengabarkannya keterbukaan berita Bursa Efek Indonesia (BEI), Sabtu (18/5/2024), berikut jadwal pembagian dividen PT Adaro Energy Indonesia Tbk:
- Tanggal cum dividen di pasar reguler dan pasar diplomasi: 27 Mei 2024
- Tanggal ex dividen di pasar reguler dan pasar diplomasi: 28 Mei 2024
- Tanggal cum dividen di pasar tunai: 29 Mei 2024
- Tanggal ex dividen di pasar tunai: 30 Mei 2024
- Tanggal daftar pemegang saham (DPS) yang memiliki hak atas dividen tunai: 29 Mei 2024
- Tanggal pembayaran dividen: 5 Juni 2024
Adaro Energy Kantongi Ridho Buyback Saham Rp 4 Triliun
PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) telah mengantongi ridho pemegang saham mengenai agenda pembelian kembali saham perseroan atau buyback.
Sebelumnya, Adaro Energy Indonesia berencana melaksanakan pembelian kembali saham perseroan dengan jumlah sebanyak-banyaknya Rp 4 triliun.
“Para pemegang saham menyetujui agenda pembelian kembali saham perseroan menurut POJK Nomor 29 Tahun 2023 perihal pembelian kembali saham yang dikeluarkan oleh perusahaan terbuka, dengan jumlah sebanyak-banyaknya Rp 4 triliun yang akan dijalankan dalam bentang waktu 12 bulan terhitung sejak tanggal 16 Mei 2024,” mengutip hasil RUPST PT Adaro Energy Indonesia Tbk, Rabu (15/5/2024).
Pertimbangan perseroan dalam melaksanakan pembelian kembali saham ini agar perseroan mempunyai kans dan fleksibilitas untuk melaksanakan buyback pada tiap saat menurut keadaan pasar.
Agenda pembelian kembali saham diharapkan dapat meningkatkan likuiditas perdagangan saham Perseroan sehingga harga saham Perseroan diharapkan dapat mencerminkan poin fundamental perseroan.
Sebelumnya, pada 2021, perseroan telah melaksanakan pembelian kembali saham dalam keadaan pasar yang berfluktuasi secara signifikan menurut POJK 2/POJK.04/2013.
Waktu pembelian kembali atau buyback saham hal yang demikian dijalankan dalam empat kali masa perpanjangan dengan jangka waktu yang terakhir adalah 16 September 2022-16 Desember 2022.
Pada jangka waktu hal yang demikian, perseroan telah melaksanakan pembelian kembali 1 miliar lembar saham atau 3,13% dari seluruh modal yang ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan. Pada 2023, perseroan kembali melaksanakan buyback dalam keadaan pasar yang berfluktuasi secara signifikan menurut POJK 2/2013 sejak 15 Februari 2023 hingga dengan 15 Mei 2023.
Melainkan, perseroan melaksanakan penghentian pembelian kembali saham hal yang demikian sebagaimana yang diungkapkan pada keterbukaan berita tertanggal 11 Mei 2023. Pada jangka waktu ini, perseroan telah melaksanakan pembelian kembali saham sebesar 68.247.100 lembar saham atau 0,21% dari seluruh modal yang ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan.
