Arena mingguan ONE Friday Fights 62 usai dengan sederet aksi striking eksplosif. Salah satunya datang dari remaja sensasional berumur 17 tahun yang menang KO cepat di ronde pertama.
Disiarkan dari Lumpinee Boxing Stadium, Bangkok, 10 lomba striking serta dua lomba MMA sukses menghibur para fans pencinta olahraga tarung pada Jumat malam (10/5/2024). Adapun terdapat sejumlah lomba yang begitu menyita perhatian.
Di lomba awal, remaja berbakat Kongkula Jitmuangnon sukses mencetak debut impresif atas petarung Muay Thai veteran, Mardsing Khaolakmuaythai. Di umurnya yang masih belasan tahun, ia terbuki memiliki tenaga pecetak KO atas lawan yang lebih senior.
Mardsing yang lebih berpelangalaman sejatinya memulai lomba dengan agresi tinggi. Ia melepas kombinasi pukulan serta tendangan ke arah lawannya dalam ONE Friday Fights 62.
Hanya saja dengan perawakannya yang spaceman slot lebih tinggi, rekan setim Rodtang Jitmuangnon itu balik menekan dengan tendangan tinggi ke arah badan serta kepala.
Semenit jelang akhir ronde pertama, tendangan tinggi Kongkula masuk mengenai kepala Mardsing dan membuatnya terhuyung. Menyadari lawannya terluka, sang petarung remaja seketika melancarkan jab beruntun yang menjatuhkan lawannya ke atas kanvas di menit 2:37 ronde pertama.
Duel Muaythai Chokpreecha vs Pongsiri
Selain lomba tersebut, duel Muay Thai seru juga terjadi antara Chokpreecha PK Saenchai dengan Pongsiri Sujeebameekiew setelahnya. Duel turut diwarnai kejar-kejaran KO semenjak awal.
Di menit pertama, kedua petarung terlibat adu pukul hingga tendangan yang berjalan alot. Hanya di pertengahan lomba, Pongsiri seketika menjatuhkan lawannya ke atas kanvas melalui tendangan kanan tinggi.
Namun, tendangan itu pun membuat Chokpreecha makin terbakar motivasinya. Ia pun seketika bangkit, dan balik menjatuhkan lawannya melalui hook kiri keras.
Saking kerasnya, Pongsiri yang berupaya bangkit menonjol sempoyongan dan terjatuh kembali. Melihat kondisinya, wasit seketika menghentikan lomba dan memberi kemenangan KO untuk Chokpreecha di menit 1:44 ronde pertama.
Raihan itu pun memperpanjang kemenangan perwakilan regu PK Saenchai itu menjadi dua beruntun di ONE Championship. Tak hingga situ, lomba tersebut juga dianugerahi sebagai lomba terbaik malam itu.
